Visca Barca,

Selamat datang di web Barca Blaugrana bagi pecinta sepakbola khususnya para penggemar Barcelona. Maksud & tujuan website ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan sesama pendukung Barcelona dalam berinteraksi, berbagi info & berdiskusi mengenai berbagai hal menyangkut klub kebanggaan kita bersama. saran dan kritikan akan kami terima untuk kebaikan website ini. Sekian dan terima kasih.

FIDELITAT BLAUGRANA SENSE LIMITS, SOMOS LOS MEJORES, VISCA BARCA.

Senin, 18 Februari 2013

Review Granada – Barcelona


messi
Barca berhasil memetik poin penuh di Los Carmenes, markas Granada. Laga yang berkesudahan 1-2 untuk kemenangan pasukan Jordi Roura itu didapatkan tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya Barca tertinggal lebih dahulu oleh tuan rumah lewat gol Odinho Ighalo di babak pertama hingga turun minum. Kemudian, di paruh kedua Barcelona baru bisa membalas ketertinggalannya sekaligus membalikkan keunggulan lewat gol dari Messi dan Messi.
Melihat dari awal permainan, sebenarnya Barca mendapat peluang yang cukup bagus di menit ke-4. Sanchez yag menerima umpan terobosan dari Messi punya peluang yang terbuka di kotak 12 pas, tapi dia lebih dahulu dihadang Tono, kiper Granada. Selang tiga menit, Granada punya kesempatan untuk membuka keunggulan, namun sontekan dari Nolito yang sebenarnya mengarah ke gawang bisa diamankan Valdes. Skor masih bertahan 0-0. Lagi-lagi Sanchez gagal mengkonversi peluang yang ia dapat menjadi gol pada menit ke-19. Tembakannya melambung dan tak mengarah ke sasaran gawang Granada. Tak lama setelah itu, Thiago Alcantara mepunyai peluang untuk membuat Barca memimpin. Sayang, sundulan pemain nomor punggung 11 ini masih melayang di atas mistar.
Petaka bagi Barca pun datang di menit ke-26. Berawal dari umpan silang Carlos Aranda di sayap kanan, bola pun dipantulkan oleh Nolito ke depan gawang Valdes. Di posisi itu ada Ighalo yang dengan mudahnya merobek jala Barca. 1-0 Barca tertinggal. Messi mencoba membalas ketertinggalan Barca lewat tendangan bebas, namun sepakan pemain yang mencari gol ke-300 nya itu masih bisa dibaca oleh Tono. Tidak hanya itu, Messi kembali mencoba membobol gawang tuan rumah dua menit kemudian. Tapi, sepakan jarak dekatnya masih bisa dihalau Tono. Hingga wasit meniupkan pluit turun minum, skor masih tetap 1-0 untuk keunggulan Granada.
leo10
Memasuki babak kedua, Barca mencoba bangkit dari ketertinggalan. Terbukti lewat gol Messi saat babak kedua baru berjalan lima menit. Diawali dari tembakan Fabregas yang ditepis oleh Tono, Messi berhasil memanfaatkan bola pantul dan membobol gawang tim tuan rumah. Gol ke-300 Messi ini mengubah skor menjadi 1-1. The Catalans nyaris saja membalikkan keadaan di menit ke-66, tembakan Pedro dari luar kotak penalti hanya membentur tiang gawang. Pedro sempat menggetarkan gawang Granada, sayang gol tersebut dianulir wasit yang menilai dia telah terperangkap offside.
Tepatnya menit 73, Messi sukses membuat Barca memimpin lewat golnya dari tendangan bebas. Bola sepakan kaki kirinya melengkung indah masuk ke dalam gawang Tono tanpa bisa dihentikan.
Barca 2, Granada 1.
Lewat golnya itu, membuat Messi mengoleksi 301 gol selama kiprahnya bersama Barcelona. 206 gol di antaranya tercipta di La Liga. 56 gol tercipta di ajang Liga Champions, 24 gol di Copa del Rey, 10 gol di Piala Super Spanyol, 4 gol di Piala Dunia Antarklub, dan 1 gol di Piala Super Eropa. Sungguh mengesankan rekor pahlawan Barca ini, apalagi jika kita lihat bahwa ia hanya membutuhkan 366 pertandingan untuk 301 gol. Jika dirasiokan, Messi mencetak 0,82 gol setiap laganya.
messi10
Kembali ke jalannya pertandingan, 5 menit sebelum waktu normal habis, Tello bisa saja menambah keunggulan Barca. Namun sepakan Tello yang menerima umpan dari Iniesta melambung di atas mistar. Di masa-masa akhir pertandingan, tuan rumah sebenarnya punya peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun, Inigo Lopez dan Yacine Brahimi tak mampu memaksimalkan kesempatan yang mereka peroleh. Alhasi, Barca unggul 2-1 lewat dual gol Lionel Messi. Hasil ini terbilang ‘cukup’ untuk pemanasan anak asuh Jordi Roura guna menghadapi Milan beberapa hari kemudian.
Susunan pemain:
Granada: Tono, Nyom, Mainz, Lopez, Siqueira, Rico, Recio, Torje (Brahimi 76′), Nolito (Buonanotte 74′), Aranda (El-Arabi 58′), Ighalo
Barcelona: Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Adriano (Alba 38′), Busquets, Thiago, Fabregas, Pedro (Iniesta 72′), Messi, Alexis (Tello 61′)
Pencetak gol:
Granada: Ighalo (26′)
Barcelona: Messi (50′ dan 73′)
Kata kunci: 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar